ketik - hapus - ketik - hapus - ketik lagi - hapus lagi - kemudian tutup jendela. Kaupun merasakannya bukan? Banyak hal yang ingin disampaikan, diluruskan, atau dikaitkan tapi berakhir pada kesunyian. Iya, kau tak menulis apapun dan kemudian menerawang ke atas sambil menghela nafas.
sounds like maturity, right? ... or fear.
Perasaan takut untuk melangkah kemudian mengambil resiko, dan akhirnya menerima segala consequences. Mungkin bukan dirimu, tapi dia. Ingatlah, tak semua manusia melihat langit yang sama. Selalu ada di sana, seseorang yang hanya mengenal matahari lewat namanya. Terkadang kau gemas untuk melukiskan matahari sedekat mungkin, namun cobalah lihat dirimu sendiri, tak pernahkah kau mempertanyakan keberadaan Tuhan?

0 comments:
Post a Comment